Ikuti Open Trip Dieng untuk Menyaksikan Dieng Culture Festival

Ikuti Open Trip Dieng untuk Menyaksikan Dieng Culture Festival

Ikuti Open Trip Dieng untuk Menyaksikan Dieng Culture Festival

Selain panorama alam yang sangat indah, dataran tinggi Dieng juga memiliki satu pesona lagi yaitu pelestarian budayanya. Melalui open trip Dieng Anda dapat menyaksikan berbagai upacara adat di kawasan tersebut. Salah satu upacara adat yang paling terkenal adalah pemotongan rambut anak gimbal. Banyak sejarah yang melatar belakangi dilaksanakannya upacara tersebut. Salah satunya adalah kepercayaan mengenai legenda Kyai Kolodete yang merupakan pendiri Kabupaten Wonosobo. Menurut cerita, dahulunya Kyai Kolodete selalu melakukan ruwatan sebelum memotong rambut anak gimbal. Dipercaya oleh penduduk setempat bahwa jika pemotongan rambut gimbal tidak disertai dengan ruwatan maka akan menyebabkan musibah.

Event di Dieng Plateau

Seiring dengan membludaknya minat masyarakat di luar Dieng untuk menyaksikan upacara pemotongan rambut gimbal, pemerintah setempat merangkumnya dengan suatu kegiatan yang lebih menarik. Kegiatan tersebut dikenal dengan Dieng Culture Festival yang sudah berlangsung selama tujuh tahun. Selain menyaksikan pemotongan rambut, disajikan pula berbagai kesenian daerah Wonosobo seperti wayang kulit dan tari-tarian daerah. Jika ingin mengikuti acara Dieng Culture Festival, Anda dapat mencari informasi pada penyedia jasa open trip Dieng seperti di website www.senjawisata.com Peminat Dieng Culture Festival nampaknya tidak hanya berasal dari orang-orang tua. Kini telah banyak anak muda yang juga berminat menyaksikannya. Hal ini disambut baik oleh panitia penyelenggara sehingga diputuskanlah untuk menyelenggarakan pula acara-acara yang dapat menarik minat mereka. Acara Dieng Culture Festival yang biasanya diselenggarakan selama tiga hari. Di tahun ini, acara tersebut dilengkapi dengan konser musik yang bertajuk Jazz di Atas Awan. Melalui acara tersebut, pengunjung Dieng Culture Festival diajak untuk menikmati alunan merdu penyanyi-penyanyi jazz di malam hari. Udara dingin yang menyeruak tidak menjadi penghalang bagi pecinta jazz dari dalam maupun luar negeri.

Satu lagi acara yang bisa menarik minat anak muda yang sekaligus menjadi penutup dari Dieng Culture Festival adalah pesta lampion. Pengunjung akan diajak untuk menerbangkan lampion sehingga menambah keindahan langit Wonosobo di malam hari. Jika sekiranya Anda berminat mengikuti acara-acara tersebut, bisa segera mencari informasi pada penyedia open trip Dieng karena acara tersebut digelar setahun sekali dengan pengunjung yang terbatas.